Pati – Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam
(DEMA FSEI) sukses menyelenggarakan Festival DEMA FSEI 2026 di Kampus IPMAFA
pada Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari
tersebut menghadirkan rangkaian acara edukatif, sosial, kewirausahaan, dan seni
yang melibatkan mahasiswa, dosen, masyarakat umum, tingkat siswa-siswi SMA di Kabupaten
Pati, serta berbagai mitra eksternal.
Sejak pukul
07.30 WIB, peserta mulai memadati lokasi acara untuk melakukan registrasi.
Antusiasme pengunjung terlihat dari jumlah peserta yang mencapai lebih dari 100
orang. Acara kemudian diawali dengan pra-acara berupa penampilan seni tari yang
dibawakan oleh Sanggar Tari Sepenuh Jiwa, sehingga
menciptakan suasana meriah di halaman Kampus IPMAFA.
Memasuki acara
inti, festival dibuka secara resmi oleh MC. dilanjutkan
menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars IPMAFA. Sambutan disampaikan oleh Dekan Fakultas Syariah
dan Ekonomi Islam IPMAFA, Dr. Umdatul Baroroh, M.A. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi
inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan kegiatan yang mengintegrasikan aspek
akademik, sosial, dan kewirausahaan.
Sebagai tanda dimulainya Festival DEMA FSEI 2026, Dekan FSEI melakukan prosesi pemotongan pita yang disambut tepuk tangan peserta dan tamu undangan.
Agenda utama festival berupa talkshow yang digelar di halaman Kampus IPMAFA dengan menghadirkan Ajeng Mustika Arum Sari sebagai narasumber dengan tema "Dari Kampus ke Dunia Kerja: Memahami Pajak melalui Coretax”. Namun sebelum itu, Kepala KPP Pratama Pati, Rusdiyanto T.A. Umar, dan Dekan FSEI saling bertukar cindra mata berupa plakat kepada kedua pihak.
Dalam sesi Talkshow, peserta memperoleh berbagai wawasan mengenai perpajakan dan peran generasi muda dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang diikuti antusias oleh peserta.
Setelah
talkshow berakhir, panitia menyerahkan sertifikat penghargaan kepada narasumber
sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi yang diberikan. Acara kemudian
dilanjutkan dengan awarding lomba video kreatif yang menjadi salah satu
rangkaian kompetisi dalam festival.
Menjelang
siang, panitia melaksanakan santunan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain
itu, lebih dari 40 paket sembako disalurkan kepada kaum dhuafa di desa-desa sekitar
kampus dengan dukungan dari BAZNAS dan LAZISMU. Kegiatan tersebut menjadi wujud
nyata kepedulian sosial mahasiswa terhadap masyarakat sekitar.
Sementara itu,
layanan sosial dan kesehatan berlangsung sepanjang kegiatan. Donor darah,
pemeriksaan mata, dan cek kesehatan gratis dipusatkan di ruang-ruang kelas
lantai satu Kampus IPMAFA melalui kerja sama dengan PMI Pati, RSI Pati, dan
Yayasan Amal Mata Indonesia.
Festival juga
menghadirkan bazar yang diikuti oleh duabelas pelaku UMKM. Berbagai produk
makanan, minuman, dan kebutuhan lainnya ditawarkan kepada pengunjung yang
memadati area festival. Kehadiran bazar tersebut menjadi sarana promosi
sekaligus pemberdayaan pelaku usaha lokal.
Ketua Panitia Festival DEMA FSEI 2026, Affaf, menjelaskan, “Festival ini bertujuan mewujudkan mahasiswa Fakultas Syariah dan
Ekonomi Islam yang unggul, kreatif, dan inovatif, serta memperkuat ukhuwah
antarmahasiswa melalui integrasi aspek akademik, kewirausahaan, sosial, dan
seni dalam bingkai ekonomi syariah,” ujarnya.
Setelah jeda
istirahat, salat, dan makan (ishoma), kegiatan bakti sosial dan berbagai
penampilan seni musik oleh UKM
Suryopati berlangsung hingga sore hari.
Penampilan dari mahasiswa berhasil menghibur pengunjung sekaligus menambah
semarak suasana festival.
Salah satu
peserta, Junaid, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), mengaku
terkesan dengan konsep kegiatan yang menggabungkan berbagai agenda dalam satu
festival. “Kesan saya sangat bagus sekali. DEMA FSEI mengadakan festival yang
meriah di halaman kampus dan berkolaborasi langsung dengan UMKM yang turut
mendukung kegiatan ini. Ada juga santunan bagi kaum fakir miskin dan berbagai
kegiatan yang bermanfaat. Semoga ke depan ada lagi kegiatan seperti ini di
Kampus IPMAFA,” ujarnya.
Ketua DEMA FSEI, Haikal, turut
menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, sponsor, mitra, serta mahasiswa
dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan Festival DEMA FSEI 2026. “Keberhasilan ini tidak hanya
menjadi pencapaian bersama, tetapi juga membuktikan bahwa komitmen, kerja sama
tim, dan hubungan baik yang kami bangun mampu menghadirkan dukungan dan peluang
yang luar biasa,” tuturnya.
Melalui
kegiatan ini, DEMA FSEI berharap manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan oleh
civitas akademika maupun masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat solidaritas
mahasiswa melalui kegiatan yang produktif dan berdampak sosial.
Fin,Ank



0 Komentar