Lomba Menulis Analisa 2025 Sukses Digelar, Diikuti Mahasiswa dari Berbagai Perguruan Tinggi



Pati — Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Analisa sukses menggelar Lomba Menulis Analisa 2025 yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi mahasiswa untuk menyalurkan gagasan kritis dan reflektif melalui karya tulis dalam suasana kompetisi yang sehat dan inklusif.

 

Lomba Menulis Analisa 2025 diselenggarakan secara online sebagai lomba umum mahasiswa, tanpa pungutan biaya pendaftaran. Rangkaian kegiatan dimulai dengan tahap pendaftaran dan pengumpulan karya pada 19-31 Desember 2025, dilanjutkan proses penilaian oleh dewan juri pada 1-5 Januari 2026. Panitia kemudian mengumumkan 10 karya terbaik pada 6 Januari 2026, pemenang lomba pada 10 Januari 2026, serta penyerahan hadiah pada 11 Januari 2026.

 

Mengangkat tema besar “Merawat bumi, menjaga masa depan: suara, cerita, dan gagasan untuk lingkungan berkelanjutan,” lomba ini membuka tiga kategori penulisan, yakni cerpen, opini, dan resensi. Tema tersebut dipilih sebagai respons atas meningkatnya persoalan lingkungan hidup serta pentingnya peran generasi muda dalam menyuarakan kesadaran ekologis melalui medium tulisan.

 

Adapun mahasiswa peserta lomba berasal dari berbagai perguruan tinggi, antara lain Universitas Indonesia (Depok), Universitas Hasanuddin (Makassar), IPB University (Bogor), Universitas Islam Indonesia (Yogyakarta), Universitas Negeri Semarang (Semarang), Universitas Jember (Jember), Universitas Katolik Widya Mandira (Kupang), Universitas Mataram (Mataram), Universitas Wahid Hasyim (Semarang), Universitas Muhammadiyah Semarang (Semarang), UIN Walisongo (Semarang), UIN Sunan Kudus (Kudus), UIN Raden Mas Said (Surakarta), Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Pati), serta Mahad Aly Maslakul Huda (Pati).

 

Keberagaman asal perguruan tinggi tersebut menunjukkan bahwa minat mahasiswa terhadap dunia literasi dan penulisan analitis masih cukup tinggi, terutama ketika disediakan ruang yang terbuka dan ramah bagi semua kalangan.

 

Ketua Panitia Lomba Menulis Analisa 2025, Zulifah, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta menjadi catatan positif bagi LPM Analisa. Menurutnya, karya-karya yang masuk tidak hanya beragam dari segi latar belakang penulis, tetapi juga kaya perspektif dan pendekatan.

“Alhamdulillah, respons peserta sangat baik. Tema lingkungan mampu diterjemahkan ke dalam berbagai sudut pandang, baik melalui cerpen, opini, maupun resensi. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa masih memiliki kepekaan terhadap isu-isu sekitar,” ujar Zulifah.

 

Sementara itu, Pemimpin Umum LPM Analisa, Ahmad Andika Prasetya, menegaskan bahwa Lomba Menulis Analisa 2025 merupakan bagian dari upaya pers mahasiswa dalam menjaga tradisi intelektual dan kebebasan berekspresi yang bertanggung jawab.

“Pers mahasiswa tidak hanya bertugas memberitakan, tetapi juga membuka ruang produksi gagasan. Lomba ini kami rancang sebagai wadah bagi mahasiswa untuk berpikir, menulis, dan menyampaikan kegelisahan sosialnya secara kritis,” ungkap Andika.

 

Ia berharap, karya-karya terbaik yang dihasilkan dari lomba ini dapat terus dikembangkan dan dipublikasikan, sehingga tidak berhenti sebagai arsip lomba semata, melainkan menjadi bagian dari diskursus yang lebih luas di kalangan mahasiswa dan masyarakat.


Terselenggaranya acara ini tidak lepas dari dukungan luar biasa para mitra. LPM Analisa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: BPRS Artha Mas Abadi, BPR Artha Huda Abadi, Toko Mutiara Hati, TB Maju Makmur Tayu, dan Cafe Dewandaru.

Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan kami dalam mendukung semangat literasi generasi muda Indonesia.

 

Melalui penyelenggaraan Lomba Menulis Analisa 2025, LPM Analisa berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang literasi yang inklusif, sekaligus mendorong tumbuhnya budaya menulis dan berpikir kritis di lingkungan mahasiswa.

 

(ank)

 



0 Komentar