![]() |
Sumber: Pinterest |
mereka ikut tertawa.
Aku diam,
mereka tertawa lebih keras.
Mereka bilang aku ceria,
aku mudah diajak bercanda.
Tapi kapan aku pernah bilang
aku tak bisa merasa sakit?
Aku selalu jadi bahan permainan,
seperti boneka yang mereka lempar ke sana kemari,
ditertawakan, dipermainkan,
sampai aku sendiri lupa,
bagaimana rasanya dihargai?
Aku ingin bicara,
tapi suaraku tenggelam dalam ejekan.
Aku ingin melawan,
tapi aku yang akhirnya dikucilkan.
Aku ingin pergi,
tapi ke mana?
Tuhan,
inikah takdir yang harus kuterima?
Apakah aku hanya diciptakan
untuk jadi yang selalu dikalahkan?
Aku lelah,
sungguh aku lelah.
Aku sudah berusaha tersenyum,
tapi kenapa dunia terus menertawakanku?
Penulis: Ilyatul Fitria Ma'rifatin Nashikhah
0 Komentar